Loading...

Mengintip Penyelesaian Pembangunan Christiani Center Ambon

Ambon - Berita Maluku. Pemerintah Provinsi Maluku telah mengalokasikan anggaran Rp24,35 miliar yang berasal dari APBD-P tahun 2014 maupun dana sharing APBN untuk pembangunan gedung Christiani Center yang terletak di kawasan Tanah Lapang Kecil Ambon, dengan luas lahan mencapai 3.500 meter persegi.

Pembangunan Christiani Center sudah dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Maluku pada Oktober 2014 kemarin. Hal itu dimaksudkan agar Christiani Center dapat segera dibangun dan dapat digunakan pada penyelenggaraan Pesparawi Tingkat Nasional XI yang dijadwalkan akan berlangsung pada Oktober 2015 mendatang di Ambon.

Untuk mengetahui sampai sejauh mana proses pengerjaan pembangunan Christiani Center, Komisi C DPRD Provinsi Maluku menggunakan fungsi pengawasannya dengan menggandeng mitra terkait maupun sejumlah wartawan.

Komisi C terdiri dari, Fredy Rahakbauw (Ketua), Robby Gaspersz (sekretaris), Habiba Pelu, Usama Namakule, Semmy Letelay, Raat Rumfot, Bachtiar La Ghaleb, Effendy Latuconsina dan Wellem Wattimena.

Sementara mitra Komisi C antara lain, Kepala Bidang dan Staf lingkup dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Dinas Perhubungan, Balai wilayah sungai, Balai wilayah jalan dan jembatan.

Komisi C juga melakukan fungsi pengawasannya dengan meninjau sejumlah proyek yang berada di beberapa lokasi di Ambon seperti mega proyek Jembatan Merah Putih (JMP) yang menghubungkan Galala-Poka, Talud Penahan Ombak sebanyak empat titik di Negeri Hutumury dengan panjang 364 meter dan besar anggaran Rp7 Miliar yang berasal dari APBD 2014 serta proyek perbaikan jalan yang menghubungkan Ambon-Latuhalat sejauh dua kilometer dengan anggaran yang berasal dari APBD 2014 sebesar Rp2,4 Miliar.

Usai melakukan tinjauan ke sejumlah lokasi, pada Sabtu (14/3/2015), atau tepat pada pukul 17.00 WIT, rombongan menuju kawasan Talake.

Dari pantauan media ini, lokasi yang akan dibagun Christiani Center itu, belum terlihat satupun tembok bangunan yang berdiri di atas halaman kosong seluas kurang lebih 3.500 meter persegi. Pada alas atau dasar yang akan berdiri bangunan itu memang sudah tampak dikerjakan, yaitu di cor menggunakan semen. Tampak juga sejumlah ring balok untuk tiang-tiang penyangga bangunan.

Pada bagian luar lokasi yang akan dibangun Christiani Center atau tepatnya di pinggiran pantai Talake, juga terlihat talut yang sudah dikerjakan sepanjang 400an meter.

Usai melakukan peninjauan, media ini sempat mengkonfirmasi ketua Komisi soal hasil tinjauannya tadi, terkhusus soal pembangunan gedung Christiani Center.

Oleh pak Ketua mengisyaratkan, bahwa pihaknya akan memanggil ulang mitra untuk membahas seluruh hasil pengawasan yang sudah dilakukan pihaknya.

"Kami akan panggil ulang mitra untuk minta menjelaskan tentang semua yang sudah kami tinjau hari ini. Tapi nanti setelah kami meninjau Mess Maluku di Jakarta," kata Rahakbauw.

Untuk diketahui, pembangunan gedung Christiani Center dipercayakan kepada PT Mitra Gema Mandiri selaku kontraktor yang mana pembangunan itu sudah harus selesai dikerjakan pada 8 September 2015 mendatang.

Jika pembangunan direncanakan harus selesai pada 8 September maka masih ada tersisa waktu sebanyak 177 hari lagi.

Dengan waktu yang singkat itu, mampukah PT Mitra Gema Mandiri menuntaskan pembangunan gedung yang dapat menampung 1000 orang itu sesuai target waktu? (bm 10)


Provinsi 3563431739292608745

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

BERITA TERBARU

# PANSUS

# PEMEKARAN