Loading...

Komisi II dan Mitra Evaluasi Masalah Pendidikan di Ambon

Jusuf Latumeten
Ambon - Berita Maluku. Usai melaksanakan tinjauan di beberapa sekolah di kota Ambon, Komisi II DPRD Kota Ambon mendapatkan sejumlah persoalan yang dialami di dunia pendidikan di Ambon.

Karena itu Komisi secara paripurna menyampaikan persoalan tersebut kepada mitra terkaitnya, baik Badan Kepegawaian Kota (BKK) dan Dinas Pendidikan Ambon yang berlangsung di ruang Komisi II DPRD Kota Ambon, pada Selasa (3/3/2015).

Persoalan yang ditemui Komisi II di sejumlah sekolah yakni kekurangan maupun kelebihan tenaga guru. Ada pula kendala fisik pada sekolah-sekolah seperti kekurangan sarana dan prasarana ruang belajar (rumbal) maupun meja-kursi yang sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas belajar mengajar.

Persoalan itu kemudian dievaluasi secara bersama sehingga oleh pihak BKK maupun Dinas Pendidikan memberikan masukan terkait langkah-langkah yang akan diambil.

Menurutnya, Komisi II akan membantu BKK untuk memecahkan persoalan kekurangan dan kelebihan tenaga guru dengan melakukan pendampingan secara politik dengan pihak Kemenpan di Jakarta.

"Langkah-langkah yang akan diambil oleh Komisi II, BKK maupun Dinas Pendidikan kota Ambon yaitu secara bersama-sama membicarakan persoalan ini di Kemenpan, karena ini soal nasib anak negeri," sebutnya.

Terkait dengan kekurangan sarana dan prasarana rumbel maupun meubuler sekolah, Latumeten mengatakan bahwa  kekurangan kendala fisik yang dialami di setiap sekolah sehingga pihak dinas akan menghitung kekuatan dana DAK yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah kota Ambon sehingga.

Dijelaskannya bahwa mungkin sebahagian sekolah di kota Ambon yang kebagian atau juga tidak kebagian tetapi tidak semuanya dipenuhi karena harus dibagi sama rata sesuai yang dijelaskan oleh kepala Dinas Pendidikan kepada Komisi secara resmi.

"Dan semua ini akan menjadi pengawalan komisi," jelasnya.

Terkait dengan pegawai negeri yang berkeliaran, menurut Latumeten, itu merupakan tugas Komisi untuk mengawal dan membantu pemerintah kota.

"Demikian juga dengan siswa-siswi yang berkeliaran, itu juga sudah dilakukan oleh komisi beberapa waktu lalu sehingga ini menjadi hal yang serius bagi komisi, bukan saja untuk berbicara tetapi komisi langsung action di lapangan, dan itu sudah dilakukan," kata Latumeten.

Dikatakan, bahwa BKD juga sudah melakukan apa yang Komisi mintakan yakni sidak sampai ke rumah-rumah. "Itu yang menjadi keinginan dan dorongan komisi tetapi itu juga menjadi tanggungjawab kita bersama."

Dirinya menambahkan, bahwa Komisi II siap memberikan dukungan terhadap Seluruh kebijakan pemerintah kota Ambon demi kesejahteraan masyarakat di kota ini. (bm 10)
Kota 278653457099684850

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

BERITA TERBARU

# PANSUS

# PEMEKARAN