Loading...

4 Kali BWS Maluku Tak Hadiri Rapat, Komisi C Merasa Dilecehkan

Ambon - Berita Maluku. Sudah 4 kali tak menghadiri rapat, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku dan Maluku Utara, Muhammad Marasabessy ditegur ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Fredik Rahakbauw di awal rapat komisi C dengan sejumlah mitra kerjanya, berlangsung di ruang komisi C DPRD Maluku, Jumat (6/2/2015).

Menurut Rahakbauw, komisinya merasa seakan-akan dilecehkan.

"Sudah 4 kali kami mengundang kepala BWS tapi kenapa tidak hadiri rapat? Ini konstitusi yang perlu kita hormati dan hargai. Komisi berpendapat bahwa seakan-akan kita dilecehkan karena saudara tidak hadir selama 4 kali ketika diundang," kata Rahakbauw sambil mempersilahkan Marasabessy untuk menyampaikan alasannya.

Marasabessy sebelumnya menyampaikan permintaan maaf. Ia mengatakan, pihaknya rindu bertemu komisi C, namun karena tugas penting di Jakarta sehingga tidak sempat memenuhi undangan rapat dengan komisi C.

"Terus terang saja, sudah 2 tahun ini saya sangat rindu bertemu dengan komisi C, namun selama ini saya ada kesibukan di Jakarta. Karena bila tidak hadir di DPR terkait raker, kami mendapat teguran keras dari pak dirjen," jelas Marasabessy di hadapan sejumlah anggota komisi C, wartawan maupun mitra lainnya.

Rapat teknis komisi C itu menghadirkan sejumlah mitra kerja antara lain, Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku dan Maluku Utara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku dengan stafnya masing-masing.

Sementara Kepala Balai jalan dan Jembatan Wilayah IX Maluku dan Maluku Utara, Wahyudi Putra Manggala, tak hadir memenuhi undangan komisi namun diwakili tiga satuan kerja (satker), begitu pula kepala dinas Perdagangan, Angky Papilaya tak hadir dan hanya diwakili sekretaris dan beberapa stafnya.

Menurut Rahakbauw, rapat koordinasi ini tidak bisa diwakili oleh stafnya, namun khusus untuk balai bisa diwakili oleh satuan Kerja bila pimpinan tidak berada di tempat.

"Saya tegaskan, bahwa komisi tidak akan berhadapan dengan staf, kalau pimpinan balai tidak berada di tempat paling kurang harus diwakili oleh tiga satker," kata Rahakbauw sebelum memulai rapat.

Rapat antara komisi C dengan mitranya itu untuk penyampaian program kerja yang sudah dijalankan mitra selama tahun 2014 maupun rencana program kerja mitra tahun 2015.

Rapat itu juga selain berfungsi sebagai pengawsan komisi C terhadap mitranya. (bm 10)
Utama 2130599308293714453

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

BERITA TERBARU

# PANSUS

# PEMEKARAN