Loading...

DPRD Maluku Sesalkan KPLP Angkut Puluhan Kendaraan "Bodong"

Amir Rumra
BERITA MALUKU. Komisi A DPRD Maluku menyesalkan penggunaan kapal patroli milik Kesatuan Polisi Penjaga Laut dan Pantai untuk mengangkut puluhan sepeda motor "bodong" atau tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan bermotor dari Kota Tual menuju Pulau Ambon.

"Yang pertama, tindakan yang dilakukan saja sudah salah dan sebagai wakil rakyat saya sampaikan penyesalan juga karena itu dilakukan oleh KPLP," kata anggota komisi A DPRD Maluku, Amir Rumra di Ambon, Kamis (12/10/2017) kemarin.

Menurut dia, kalau tindakan seperti itu dilakukan masyarakat mungkin berbeda, tetapi kalau menggunakan kapal patroli milik Kesatuan Polisi Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) itu sangat salah karena mereka sudah pasti mengetahui prosedur pengangkutan barang untuk dibawa ke pulau lain.

"Kalau memang dilakukan maka diduga ada indikasi kuat permainan oknum yang ada di situ karena puluhan ranmor ini ditemukan langsung dan yang namanya 'bodong' itu biasanya dilakukan oleh masyarakat tetapi anehnya dimuat dengan kapal milik KPLP sehingga bisa saja terindikasi sudah dilakukan selama ini," katanya.

Cara seperti ini tentunya merupakan sesuatu hal yang keliru dan perlu diambil tindakan tegas sehingga mereka harus dilidik dan diproses.

Karena seseorang yang masuk pelabuhan dengan membawa kendaraan bermotor saja sudah ketat pemeriksaannya. Apalagi jumlahnya sampai puluhan unit sepeda motor dan tidak mungkin sepeda motor "bodong" ini bisa leluasa naik ke kapal dan diangkut ke Pulau Ambon tanpa ada "permainan" oknum petugas.

"Jadi tidak ada alasan yang kuat sebagai pembenaran atas tindakan petugas KPLP dalam masalah ini, apalagi kasus seperti ini baru kedapatan dan bisa saja sudah berulang kali dilakukan," kata Amir Rumra.

Tindakan seperti ini juga mengakibatkan banyak kendaraan roda dua maupun roda empat dari daerah luar yang masuk dan beredar di Maluku lalu dijual dengan harga murah, sementara pajaknya dibayar di daerah lain dan sangat merugikan.

Tidak adanya kelengkapan surat kendaraan bermotor seperti ini bisa juga ada indikasi kendaraan bermotor (ranmor) curian. Jadi kasusnya tidak bisa didiamkan dan harus ditelusuri mendalam.

Puluhan ranmor "bodong" asal Kota Tual ini diangkut dengan Kapal Negara (KN) Salawaku 213 milik KPLP dan ditangkap aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease pada Selasa (10/10) saat merapat di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon.

ABK KN Salawaku yang diperiksa polisi juga mengaku tidak mengetahui pemilik ranmor "bodong" tersebut dan mereka hanya menyodorkan beberapa lembar STNK serta BPKB.
Utama 453796072628994430

Posting Komentar

  1. When you double-down, you might be} dealt another card—meaning you do not have the choice to stand on your original hand or take any more hits after you might be} dealt the one additional card. If you might be} dealt another eight, find a way to|you probably can} re-split and play three hands by transferring that eight alongside the other two cards, or simply place another bet on the table, equal to your two previous bets. If you resolve to take insurance, find a way to|you probably can} bet up to as} half of your original bet by inserting your chips below your original bet. If the dealer has a 10-value card, then he'll repay the insurance SM카지노 bets at two a minimum of} one|to 1}, however you lose your original bet. If the dealer does not have blackjack, the gamers lose their insurance bets and play continues with the original bets. On the first deal, every player is dealt two cards, face-down.

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

PENDIDIKAN

Indeks

# PANSUS

# PEMEKARAN